Sumut Net | LABURA — Kondisi infrastruktur jalan di Kampung Tarutung, Aek Kanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), hingga kini dinilai masih jauh dari kata layak. Meski daerah tersebut telah lama berstatus sebagai kabupaten otonom, akses jalan utama warga setempat diduga belum tersentuh anggaran pembangunan pemerintah daerah.
Melihat kondisi tersebut, Ketua DPD (Dewan Pimpinan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (DPD PSI) Labuhanbatu Utara, Imamuddin, mengambil langkah konkret dengan menginisiasi perbaikan dan pengerasan jalan secara swadaya menggunakan dana pribadi agar mobilitas warga tidak terhambat.
Saat ditemui di lokasi pengerjaan, Rabu (30/09), Imamuddin mengungkapkan keprihatinannya terhadap akses jalan Kampung Tarutung yang memprihatinkan dari tahun ke tahun. Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan solidaritas sosial.
“Semenjak Labura terbentuk, pembangunan jalan ini seolah luput dari perhatian. Padahal, jalur ini dulunya diperjuangkan oleh mantan Bupati terdahulu, H. Khairuddin Syah Sitorus, S.E. (Haji Buyung), melalui pembebasan lahan bersama PT Sinar Mas. Karena perintisan awalnya sudah dilakukan sejak dulu, kita sebagai masyarakat harus turut andil menjaga dan melanjutkannya,” ujarnya.
Aksi swadaya ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat, sekaligus memicu sorotan publik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Labura. Warga menilai masih terdapat ketimpangan pembangunan infrastruktur yang belum merata hingga ke pelosok wilayah.
Sejumlah warga turut mengenang jasa kepemimpinan Haji Buyung yang dinilai peduli dalam membuka keterisolasian wilayah demi kesejahteraan rakyat. Kini, warga menaruh harapan kepada Bupati Labura saat ini, Hendri Yanto Sitorus, untuk menuntaskan pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut. Terlebih, jalan yang kini rusak parah tersebut dirintis oleh ayahandanya sendiri.
“Kami sangat berharap Bupati Hendri Yanto Sitorus dapat meninjau langsung ke lapangan dan melanjutkan perjuangan ayahandanya. Kami membutuhkan akses jalan yang layak untuk mengangkut hasil bumi dan menggerakkan perekonomian,” ungkap salah seorang warga.
Aksi solidaritas ini diharapkan menjadi perhatian bagi Pemkab Labura agar percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur di Aek Kanopan dapat segera direalisasikan melalui anggaran daerah berikutnya.












