Sumut Net| Medan – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PW IPA) Sumatera Utara memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen dan langkah konkret Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, dalam mempercepat pembangunan daerah.
Terobosan berkantor langsung di Kepulauan Nias serta pengalokasian anggaran infrastruktur besar di Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), dinilai sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di daerah terpencil dan tertinggal.
Ketua PW IPA Sumatera Utara, Ahmad Irham Tajhi, menyatakan bahwa kebijakan Gubernur Bobby Nasution yang menjalankan tugas kedinasan secara langsung di Kepulauan Nias selama tiga bulan, secara bergantian dengan Wakil Gubernur Surya, merupakan catatan sejarah penting bagi Provinsi Sumatera Utara.
“Langkah Bang Bobby berkantor langsung di Nias sejak pertengahan Juli ini bukan sekadar aksi simbolis, melainkan sebuah terobosan yang berani. Sejak Provinsi Sumatera Utara berdiri 78 tahun lalu, baru kali ini ada gubernur yang benar-benar berkantor di sana untuk menyelesaikan persoalan masyarakat secara langsung,” ujar Tajhi di Medan.
Menurut Tajhi, kehadiran fisik kepala daerah di lapangan terbukti mampu mempercepat realisasi berbagai program strategis, mulai dari sektor pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur. Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain relokasi dan pembangunan SMKN 1 Gido, rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Nias, perbaikan jalan strategis Nias Barat–Nias Selatan, serta penguatan fasilitas Puskesmas Mandrehe.
“Pelajar dan generasi muda di Nias membutuhkan fasilitas pendidikan dan akses kesehatan yang layak. Kebijakan percepatan pembangunan di empat kabupaten tertinggal di Kepulauan Nias ini menunjukkan keberpihakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pemerataan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.
Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Sipiongot
Selain pembangunan di Kepulauan Nias, PW IPA Sumut juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan konektivitas wilayah daratan, khususnya di kawasan Sipiongot, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara.
Melalui program pembangunan infrastruktur, Gubernur Bobby Nasution mengalokasikan anggaran sebesar Rp230 miliar untuk pembangunan tiga ruas jalan utama, yakni:
– Ruas Hutaimbaru–Sipiongot sepanjang 11 kilometer;
– Ruas Sipiongot–Labuhanbatu sepanjang 16 kilometer; dan
– Ruas Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan/Tolang sepanjang 12 kilometer.
Tajhi menilai wilayah Sipiongot selama ini membutuhkan perhatian serius agar keterisolasian yang menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat segera teratasi.
“Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi atas pengalokasian anggaran Rp230 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Sipiongot. Ini merupakan salah satu investasi infrastruktur terbesar tahun ini. Kami juga mengapresiasi sikap rendah hati Bang Bobby yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf atas penundaan sebelumnya dan kini membuktikan komitmennya dengan merealisasikan janji tersebut,” ujar Tajhi.
Sebagai organisasi pelajar dan pemuda, PW IPA Sumatera Utara menyatakan siap mendukung sekaligus mengawal seluruh proses pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan di Sumatera Utara.
“PW IPA Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya kalangan muda dan pelajar di Nias maupun Padang Lawas Utara, untuk bersama-sama menjaga kondusivitas serta mengawal pelaksanaan proyek-proyek strategis ini. Kami berharap hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tutup Tajhi. (SPT)












