Sumut Net – Medan | Pada bulan Mei ini terdapat Dua hari besar yaitu Hari Pendidikan Nasional dan Hari kebangkitan Nasional harusnya menjadi momentum bagi Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga untuk menunjukan dedikasi dan tugas yang diemban sejak dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution (Maret 2025) lalu, menunjukkan kinerja nyatanya atas amanah yang diberikan untuk mengurusi dunia pendidikan di Provinsi Sumatera Utara ini.
Namun alih – alih bekerja secara maksimal justru Kadis Pendidikan Sumut itu diduga dianggap belum bisa terlepas untuk bekerja secara profesional, Hal ini disampaikan oleh DPD KNPI Sumut kepada para awak media pada Rabu (20/5/2026).
“Kepala Dinas Pendidikan Sumut harus mampu melepaskan diri dari bayang-bayang pihak yang mengatasnamakan relawan Pilgub, Jabatan yang diemban adalah amanah untuk bekerja secara profesional, independen, dan berpihak pada kepentingan pendidikan, bukan berada di bawah pengaruh kelompok tertentu. Sudah saatnya Kadis Pendidikan Sumut berdiri di atas kaki sendiri, mengambil keputusan dengan bijak, objektif, dan penuh tanggung jawab demi kemajuan dunia pendidikan di Sumut, Bukan hanya sebagai boneka yang bisa di setir atau diintimidasi oleh oknum-oknum yang diduga membawa-bawa nama relawan dan juga nama keluarga Gubernur, ujar Tarmizi”.
Sekretaris DPD KNPI Sumut itu pun menyayangkan bila dunia pendidikan yang seharusnya diurus dengan penuh rasa tanggung jawab penuh harus di korban oleh kepentingan kelompok tertentu yang mengatasnamakan relawan
“Miris kita melihatnya apabila dunia Pendidikan menjadi objek para relawan untuk mengumpulkan pundi-pundi seperti berita-berita yang viral belakangan ini, ini sangat mencoret wajah dunia pendidikan kita di Sumut ini, terang nya.
Beliaupun mengingatkan Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga agar melibatkan peran para Pemuda Sumut dalam membangun dan memajukan dunia Pendidikan di Sumut ini.
“Seharusnya kepala dinas pendidikan melibatkan dan merangkul para pemuda dalam pembangunan dan kemajuan pendidikan di Sumut ini, Bukan justru menjadi boneka para oknum-oknum yang mengatasnamakan relawan yang tidak bertanggung jawab itu, pintanya”.






